Taking too long? Close loading screen.

6 Fakta Strategi Pemasaran di Yang Harus di Ketahui

Mungkin pada artikel-artikel Kami sebelumnya, rekan-rekan Career Advice sudah membaca tentang strategi pemasaran. Apalagi di era digital seperti sekarang ini, banyak orang berbondong-bondong menggunakan sosial media sebagai perantara mereka dalam mempromosikan produk dan layanan jasa yang ditawarkan serta, mereka memanfaatkansosial media untuk mengembangkan bisnis mereka. 
 
Pada kenyataannya, memasarkan produk melalui sosial media juga tidak semudah yang kita pikirkan loh. Ada beberapa fakta yang kudu-mesti dan wajib diketahui oleh rekan-rekan Career Advice dalam menerapkan strategi pemasaran di sosial media. Fakta-fakta ini akan membimbing kita dalam menghindari kesalahan-kesalahan strategi pemasaran di sosial media. Jadi tanpa berlama-lama lagi, Yuk kita simak penjelasan dari 6 fakta strategi pemasaran di sosial media berikut ini. 

1. Layanan Pelanggan di Sosial Media yang Cepat Tanggap sangat Disukai.

Kehadiran sosial media benar-benar sangat membantu pelanggan dan produsen untuk saling berinteraksi satu sama lain. Tentunya, dengan respon yang cepat, tepat dan dapat diandalkan. Pelanggan tidak perlu membuang-buang pulsa telepon mereka untuk menghubungi layanan pelanggan melalui nomor perusahaan. 
 
Di era digital sekarang ini, hanya dengan mention akun Twitter perusahaan yang bersangkutan dan menulis keluhan yang kita miliki, dengan cepat layanan pelanggan dapat merespon dan membantu kita dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. 
 
Ini menandakan bahwa konsumen zaman sekarang lebih suka menyampaikan keluhan, saran dan kritik mereka di dalam sosial media. Itulah mengapa data menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat dan merespon segala keluhan dan kritik yang disampaikan oleh para pelanggan di sosial media dengan cepat dan tepat, akan lebih disukai para pelanggan. Dapat dilihat bahwa tingkat ketertarikan pelanggan terhadap produk atau layanan jasa tersebut akan meningkat dari 20% ke 40% lebih intens.  
 
Jadi, jangan sia-siakan keluhan, saran, kritik atau permintaan yang disampaikan oleh pelanggan melalui sosial media kepada kita ya!

2. Postingan dengan Gambar akan Sangat Disukai Pengguna Sosial Media.

Dewasa ini, Instagram menjadi salah satu sosial media yang sangat disukai oleh pengguna sosial media. Dengan melihat gambar atau foto, kita bisa mendapatkan poin tanpa harus membaca keseluruhan caption. Yap! walaupun membaca caption juga termasuk hal yang penting agar pembeli tidak salah paham dengan deskripsi produk dan layanan jasa. Namun, gambar benar-benar membuat para pengguna sosial media menjadi semakin tertarik dengan setiap konten yang kita posting.
 
Hal ini akhirnya berpengaruh pada sosial media lainnya. Para pengguna sosial akan lebih tertarik dengan postingan yang disertakan dengan gambar (foto) atau bahkan video yang di posting di Facebook, LinkedIn, Twitter dan sosial media lainnya. 
 
Sama halnya ketika kita pergi ke sebuah restoran dan melihat menu makanan yang ada, pastinya kita akan merasa lebih tertarik untuk mencoba menu makanan dan minuman yang gambarnya tertera di menu restoran tersebut. Begitu juga dengan produk atau layanan jasa yang rekan pembaca tawarkan kepada konsumen di sosial media
 
Kami menyarankan rekan pembaca untuk memposting foto tas dan sepatu yang Anda jual atau memposting video kelas online yang ditawarkan oleh perusahaan rekan pembaca di LinkedIn. Jadi, jangan lupa sertakan caption menarik rekan pembaca dengan gambar yang relevan ya.

3. Caption yang Panjang Jarang Dibaca oleh Pengguna Sosial Media.

Apa yang rekan pembaca lakukan ketika melihat sebuah postingan dengan caption yang begitu panjang? Kebanyakan orang merasa sangat malas dan tidak tertarik untuk membaca postingan dengan keterangan yang panjang. Pengguna sosial media cenderung untuk melihat segala sesuatu secara cepat. Jadi melalui fakta ini, Kami sangat menyarankan rekan pembaca untuk mempromosikan produk dan layanan jasa dengan caption yang singkat, padat, jelas dan tentunya menarik. 
 
Perlu diingat bahwa pengguna sosial media ingin membaca caption yang sederhana dan langsung mengarah pada poin yang disampaikan. Jika mereka ingin membaca keterangan atau tulisan yang panjang, maka mereka akan memilih untuk membaca buku atau blog, bukan sosial media
 
Jadi sebelum memposting sebuah konten, pastikan captionnya tidak terlalu panjang dan membosankan ya.

4. Video juga Tidak Kalah Menarik bagi Pengguna Sosial Media.

 
Kenyataannya, bukan hanya foto atau gambar yang sangat menarik perhatian para pengguna sosial media, namun video juga sangat menggoda mereka. Setiap harinya rata-rata pengguna sosial media menonton video selama 12 menit di Facebook. Jelas terlihat bahwa para pengguna sosial media bukan hanya menonton video di YouTube, namun di Facebook atau di sosial media lainnya yang memiliki video. 
 
Fakta ini membuktikan bahwa strategi pemasaran yang kita lakukan di sosial media perlu menyertakan video. Misalnya, rekan pembaca ingin mempromosikan produk tas yang dibuat oleh pabrik kecil Anda. Cobalah untuk membuat video tutorial tentang bagaimana tas ini berfungsi untuk kegiatan sehari-hari para penggunanya, ada berapa tempat penyimpanan barang di dalam tas tersebut, bahan apa yang digunakan, apa kelebihan tas tersebut dari tas-tas lainnya. Buat video tersebut dengan semenarik mungkin.

5. Generasi Muda Hadir di Semua Platform Sosial Media.

Faktanya, generasi milenial memiliki lebih dari satu akun sosial media. Dalam waktu yang bersamaan, mereka juga bisa membuka semua akun sosial media mereka secara bersamaan seperti, Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest dan lain sebagainya. 
 
Data menunjukkan bahwa generasi muda atau milenial berada di akun sosial media manapun. Meskipun begitu, mereka jauh lebih menyukai Instagram dan Snapchat. Namun mereka sangat setia dengan dua akun sosial media yaitu, Facebook dan Twitter
 
Eits! Kami tidak menyarankan rekan pembaca untuk hanya berfokus pada empat sosial media tersebut. Melakukan pemasaran di setiap sosial media adalah ide yang cemerlang, karena generasi muda hadir di akun sosial media manapun. 

6. Generasi Lanjut Usia juga Menyukai Sosial Media.

Ternyata, data menunjukkan bahwa kelompok usia demografis 55-64 tahun adalah demografis yang paling cepat berkembang di sosial media, artinya para pebisnis juga bisa menjadikan para generasi lanjut usia menjadi target konsumen mereka. 
 
Ini menarik! sosial media bukan hanya memiliki ‘tempat spesial’ di hati para generasi milenial, namun juga di hati para orang tua yang sudah lanjut usia. Bagi rekan-rekan Career Advice yang menawarkan produk-produk kesehatan, ini bisa menjadi kesempatan emas bagi rekan pembaca untuk mendapatkan pelanggan dari sosial media
 
Fakta lainnya, 70% pengguna Pinterest adalah kaum wanita. Jadi, bagi rekan-rekan Career Advice yang target konsumennya adalah wanita, segeralah meluncur untuk mempromosikan produk Anda di Pinterest. 
 
Kami berharap 6 fakta strategi pemasaran di atas dapat membantu rekan-rekan Career Advice dalam memasarkan produk dan layanan jasa Anda secara efektif. Sukses terus ya, rekan-rekan Career Advice.

Mempunyai Pertanyaan atau ada Hal yang Membuat Anda Kurang Paham ?

  • Ingin mempromosikan produk Anda secara online tapi bingung mulai dari mana?
  • Omset stagnan bahkan mengalami penurunan. Stress, sebenarnya apa yang menjadi penyebabnya?
  • Toko sepi pengunjung. Pusing, kok bisa seperti ini terus?
  • Bingung bagaimana cara meningkatkan konversi promosi penjualan?
  • Tidak punya waktu luang membuat promosi online bisnis Anda? atau bahkan belum bisa membuatnya?
  • Wabah Covid-19 Bikin Omset Mu Sepi ???

Jika salah satu jawabannya “IYA“, Anda beruntung telah menemukan halaman ini.