Taking too long? Close loading screen.

5 Aturan Sosial Media Yang Harus di Ketahui Setiap Pengusaha

5 Aturan Yang Harus di Ketahui Setiap Pengusaha

Mungkin pada artikel-artikel Kami sebelumnya, rekan-rekan Career Advice sudah membaca tentang strategi pemasaran. Apalagi di era digital seperti sekarang ini, banyak orang berbondong-bondong menggunakan sosial media sebagai perantara mereka dalam mempromosikan produk dan layanan jasa yang ditawarkan serta, mereka memanfaatkansosial media untuk mengembangkan bisnis mereka. 
 
Pada kenyataannya, memasarkan produk melalui sosial media juga tidak semudah yang kita pikirkan loh. Ada beberapa fakta yang kudu-mesti dan wajib diketahui oleh rekan-rekan Career Advice dalam menerapkan strategi pemasaran di sosial media. Fakta-fakta ini akan membimbing kita dalam menghindari kesalahan-kesalahan strategi pemasaran di sosial media. Jadi tanpa berlama-lama lagi, Yuk kita simak penjelasan dari 6 fakta strategi pemasaran di sosial media berikut ini. 

1. Layanan Pelanggan di Sosial Media yang Cepat Tanggap sangat Disukai.

Kehadiran sosial media benar-benar sangat membantu pelanggan dan produsen untuk saling berinteraksi satu sama lain. Tentunya, dengan respon yang cepat, tepat dan dapat diandalkan. Pelanggan tidak perlu membuang-buang pulsa telepon mereka untuk menghubungi layanan pelanggan melalui nomor perusahaan. 
 
Di era digital sekarang ini, hanya dengan mention akun Twitter perusahaan yang bersangkutan dan menulis keluhan yang kita miliki, dengan cepat layanan pelanggan dapat merespon dan membantu kita dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. 
 
Ini menandakan bahwa konsumen zaman sekarang lebih suka menyampaikan keluhan, saran dan kritik mereka di dalam sosial media. Itulah mengapa data menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat dan merespon segala keluhan dan kritik yang disampaikan oleh para pelanggan di sosial media dengan cepat dan tepat, akan lebih disukai para pelanggan. Dapat dilihat bahwa tingkat ketertarikan pelanggan terhadap produk atau layanan jasa tersebut akan meningkat dari 20% ke 40% lebih intens.  
 
Jadi, jangan sia-siakan keluhan, saran, kritik atau permintaan yang disampaikan oleh pelanggan melalui sosial media kepada kita ya!

2. Postingan dengan Gambar akan Sangat Disukai Pengguna Sosial Media.

Dewasa ini, Instagram menjadi salah satu sosial media yang sangat disukai oleh pengguna sosial media. Dengan melihat gambar atau foto, kita bisa mendapatkan poin tanpa harus membaca keseluruhan caption. Yap! walaupun membaca caption juga termasuk hal yang penting agar pembeli tidak salah paham dengan deskripsi produk dan layanan jasa. Namun, gambar benar-benar membuat para pengguna sosial media menjadi semakin tertarik dengan setiap konten yang kita posting.
 
Hal ini akhirnya berpengaruh pada sosial media lainnya. Para pengguna sosial akan lebih tertarik dengan postingan yang disertakan dengan gambar (foto) atau bahkan video yang di posting di Facebook, LinkedIn, Twitter dan sosial media lainnya. 
 
Sama halnya ketika kita pergi ke sebuah restoran dan melihat menu makanan yang ada, pastinya kita akan merasa lebih tertarik untuk mencoba menu makanan dan minuman yang gambarnya tertera di menu restoran tersebut. Begitu juga dengan produk atau layanan jasa yang rekan pembaca tawarkan kepada konsumen di sosial media
 
Kami menyarankan rekan pembaca untuk memposting foto tas dan sepatu yang Anda jual atau memposting video kelas online yang ditawarkan oleh perusahaan rekan pembaca di LinkedIn. Jadi, jangan lupa sertakan caption menarik rekan pembaca dengan gambar yang relevan ya.

3. Caption yang Panjang Jarang Dibaca oleh Pengguna Sosial Media.

Apa yang rekan pembaca lakukan ketika melihat sebuah postingan dengan caption yang begitu panjang? Kebanyakan orang merasa sangat malas dan tidak tertarik untuk membaca postingan dengan keterangan yang panjang. Pengguna sosial media cenderung untuk melihat segala sesuatu secara cepat. Jadi melalui fakta ini, Kami sangat menyarankan rekan pembaca untuk mempromosikan produk dan layanan jasa dengan caption yang singkat, padat, jelas dan tentunya menarik. 
 
Perlu diingat bahwa pengguna sosial media ingin membaca caption yang sederhana dan langsung mengarah pada poin yang disampaikan. Jika mereka ingin membaca keterangan atau tulisan yang panjang, maka mereka akan memilih untuk membaca buku atau blog, bukan sosial media
 
Jadi sebelum memposting sebuah konten, pastikan captionnya tidak terlalu panjang dan membosankan ya.

4. Video juga Tidak Kalah Menarik bagi Pengguna Sosial Media.

 
Kenyataannya, bukan hanya foto atau gambar yang sangat menarik perhatian para pengguna sosial media, namun video juga sangat menggoda mereka. Setiap harinya rata-rata pengguna sosial media menonton video selama 12 menit di Facebook. Jelas terlihat bahwa para pengguna sosial media bukan hanya menonton video di YouTube, namun di Facebook atau di sosial media lainnya yang memiliki video. 
 
Fakta ini membuktikan bahwa strategi pemasaran yang kita lakukan di sosial media perlu menyertakan video. Misalnya, rekan pembaca ingin mempromosikan produk tas yang dibuat oleh pabrik kecil Anda. Cobalah untuk membuat video tutorial tentang bagaimana tas ini berfungsi untuk kegiatan sehari-hari para penggunanya, ada berapa tempat penyimpanan barang di dalam tas tersebut, bahan apa yang digunakan, apa kelebihan tas tersebut dari tas-tas lainnya. Buat video tersebut dengan semenarik mungkin.

5. Generasi Muda Hadir di Semua Platform Sosial Media.

Faktanya, generasi milenial memiliki lebih dari satu akun sosial media. Dalam waktu yang bersamaan, mereka juga bisa membuka semua akun sosial media mereka secara bersamaan seperti, Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest dan lain sebagainya. 
 
Data menunjukkan bahwa generasi muda atau milenial berada di akun sosial media manapun. Meskipun begitu, mereka jauh lebih menyukai Instagram dan Snapchat. Namun mereka sangat setia dengan dua akun sosial media yaitu, Facebook dan Twitter
 
Eits! Kami tidak menyarankan rekan pembaca untuk hanya berfokus pada empat sosial media tersebut. Melakukan pemasaran di setiap sosial media adalah ide yang cemerlang, karena generasi muda hadir di akun sosial media manapun. 

6. Generasi Lanjut Usia juga Menyukai Sosial Media.

Ternyata, data menunjukkan bahwa kelompok usia demografis 55-64 tahun adalah demografis yang paling cepat berkembang di sosial media, artinya para pebisnis juga bisa menjadikan para generasi lanjut usia menjadi target konsumen mereka. 
 
Ini menarik! sosial media bukan hanya memiliki ‘tempat spesial’ di hati para generasi milenial, namun juga di hati para orang tua yang sudah lanjut usia. Bagi rekan-rekan Career Advice yang menawarkan produk-produk kesehatan, ini bisa menjadi kesempatan emas bagi rekan pembaca untuk mendapatkan pelanggan dari sosial media
 
Fakta lainnya, 70% pengguna Pinterest adalah kaum wanita. Jadi, bagi rekan-rekan Career Advice yang target konsumennya adalah wanita, segeralah meluncur untuk mempromosikan produk Anda di Pinterest. 
 
Kami berharap 6 fakta strategi pemasaran di atas dapat membantu rekan-rekan Career Advice dalam memasarkan produk dan layanan jasa Anda secara efektif. Sukses terus ya, rekan-rekan Career Advice.

Mempunyai Pertanyaan atau ada Hal yang Membuat Anda Kurang Paham ?

8 Manfaat Sosial Media

8 Manfaat

Tidak dapat disangkal lagi, kehadiran media sosial seperti “angin segar” bagi kebanyakan orang, terutama mereka yang sangat suka bersosialisasi dengan orang banyak. Nah, kehadiran media sosial ini juga sangat bermanfaat untuk membangun dan memperluas jaringan profesional kita di dunia kerja. Melalui media sosial, kita bisa mendapatkan kontak baru, merekrut karyawan, bahkan mendapatkan pekerjaan baru. Semua itu bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak.
 
Dalam kata lain, media sosial adalah komponen penting dalam memperluas jaringan profesional, meningkatkan kesuksesan karier dan membantu pengembangan karier kita di masa depan. Apakah rekan-rekan Career Advice setuju dengan peranan media sosial yang benar-benar hebat itu? Atau, rekan pembaca masih merasa ragu dengan keuntungan yang dihadirkan oleh media sosial? 
 
Apabila rekan pembaca masih ragu, 8 manfaat media sosial di bawah ini dapat membuka pikiran kita semua bahwa terlepas dari dampak negatif yang dibawa oleh media sosial, perkembangan digital ini juga memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk kesuksesan karier dan bisnis kita. Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini. 

1. Tetap Berkomunikasi dengan Kolega dan Teman.

Kira-kira ada berapa banyak kolega atau teman lama yang rekan pembaca miliki, yang masih berinteraksi atau minimalnya memiliki kontak Anda di ponsel mereka? Duh, mungkin totalnya bisa dihitung dengan jari saja ya. Era digital membawa media sosial di tengah-tengah kehidupan kita seperti Facebook dan Twitter yang dapat memudahkan kita untuk mencari teman lama, bertegur sapa, bahkan bertemu mereka kembali secara tatap muka, seperti yang biasa kita sebut sebagai reuni. 
 
Tidak hanya itu, mereka yang lama hilang kontak dengan kita juga bisa ditemukan di akun LinkedIn, akun media sosial untuk memperluas jaringan profesional di dunia kerja. Mereka yang lama tidak kita temui, bisa saja sekarang sudah menjadi Direktur sebuah perusahaan. Positifnya, kita bisa menambah jaringan dengan kawan lama kita yang telah menjabat sebagai seorang Direktur, bukan? 

2. Disaat Bersamaan, Teman Lama dapat Menemukan Kita.

Sebaliknya, bisa saja beberapa teman lama kita sedang mencari-cari kontak kita sekarang. Nah, media sosial memainkan peranannya dalam hal in. Melalui media sosial, mereka bisa menemukan kita dengan mudah. Hanya dengan mengetik nama lengkap atau nama depan seseorang, kita bisa mendapatkan kontak akun mereka di media sosial. Apabila mereka menemukan beberapa nama yang sama, mereka bisa mengeceknya satu per satu dan melihat apakah foto profil yang dipasang sama dengan wajah kita atau tidak. 

3. Menemukan Kandidat untuk Pekerjaan.

Apakah rekan pembaca adalah seorang wirausaha, pebisnis atau pemilik perusahaan? Atau mungkin seorang HRD perusahaan? Nah, media sosial telah membantu memudahkan kita untuk bisa mencari kandidat-kandidat berkualitas untuk posisi pekerjaan yang kita tawarkan. 
 
Media sosial tidak lagi membuat kita harus memasang iklan lowongan pekerjaan di koran atau majalah. Semuanya bisa diakses dengan “jempol” kita, dan berbagai lowongan pekerjaan dari berbagai perekrut yang berbeda-beda bisa hadir untuk kita pilih. Sebagai contoh, LinkedIn atau Jobstreet, kita bisa menggunakan dua platform tersebut untuk menyeleksi kandidat-kandidat berkualitas yang cocok dengan budaya kerja perusahaan kita. 

4. Menemukan Pekerjaan Baru.

Apakah rekan-rekan Career Advice ingin mencari pekerjaan baru? Jangan khawatir. Rekan pembaca tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan dengan berjalan kaki dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Semua itu sudah tidak berlaku lagi di zaman sekarang. Rekan pembaca hanya perlu duduk manis di depan laptop atau ponsel, dan pergi ke situs pencarian kerja, lalu rekan pembaca bisa melamar pekerjaan disana, sederhana dan mudah, bukan? 

5. Membangun Tampilan Pribadi secara Online.

Media sosial sangat membantu kita untuk membangun tampilan pribadi secara online. Di dunia online, kita bisa menampilkan apa keahlian yang kita miliki? Apa yang ingin kita capai? Bagaimana kesan kita di mata rekan-rekan kerja dan kerabat kita? Semuanya bisa ditata dengan rapi di media sosial. Positifnya, apabila rekan pembaca ingin memperluas jaringan profesional, meningkatkan karier untuk bisnis Anda atau mencari pekerjaan baru, mereka bisa mencari nama kita dengan mudah di media sosial dan mengetahui rekam digital kita dengan baik. 
 

6. Bergabung dengan Grup yang Bermanfaat.

Media sosial sangat memungkinkan kita untuk membuat grup-grup bermanfaat berdasarkan minat dan profesi kita. Apabila rekan-rekan Career Advice suka memasak, rekan pembaca bisa bergabung dengan grup masak di Facebook. Selain itu, ada juga beberapa komunitas yang mungkin sangat tertarik untuk diikuti seperti, komunitas pembaca buku, komunitas penyuka warna merah, dan lain sebagainya. Disana, kita juga bisa saling berbagi informasi menarik terkait profesi dan minat yang kita geluti. Media sosial membuat kita lebih mudah bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran dengan kita, tanpa harus pergi keluar dan mencari teman yang memiliki ketertarikan yang sama. Keren kan?!

7. Mengembangkan Koneksi Sosial.

Media sosial juga membantu kita untuk mengembangkan koneksi sosial dari waktu ke waktu. Tidak sulit untuk mencari teman zaman sekarang, cukup “berselancar” di depan laptop dan membuka media sosial, kita bisa mendapatkan teman sebanyak-banyaknya. Ssst, hebatnya lagi, kita juga bisa memiliki banyak teman dari berbagai Negara loh! Jadi, kita juga bisa mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris kita untuk berkomunikasi dengan mereka, atau belajar bahasa baru dari mereka. Sudah punya banyak teman, dapat ilmu gratis lagi. Kurang apa lagi ya kan?

8. Memberi Kesempatan pada Konsumen untuk Berinteraksi dengan Produsen.

Kritik dan saran tidak lagi hanya dapat disampaikan melalui telepon atau email dari konsumen kepada produsen tersebut. Kehadiran media sosial memudahkan interaksi antara produsen dan konsumennya. Apabila konsumen ingin memberikan beberapa kritik dan saran, mereka bisa langsung pergi ke laman twitter, Facebook atau Instagram, untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan, respons yang diberikan dari produsen juga sangat cepat loh. Begitu juga dengan produsen, jika mereka memiliki promo atau hadiah untuk para konsumen setianya, dengan mudah mereka bisa mempostingnya di media sosial. Sekarang interaksi antara keduanya benar-benar menjadi sangat mudah. Bahkan, masyarakat Amerika yang terkenal sebagai Negara maju juga sangat menyetujui hal ini loh. 
 
Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Cone Business menunjukkan bahwa “93% masyarakat Amerika percaya bahwa perusahaan harus memiliki kehadiran di situs media sosial dan 85% percaya bahwa perusahaan-perusahaan ini harus menggunakan layanan media sosial untuk berinteraksi dengan konsumen”. Dari responden penelitian didapatkan data-data sebagai berikut ini:
– 60% masyarakat Amerika secara teratur berinteraksi dengan perusahaan di situs media sosial,
– 43% konsumen mengatakan bahwa perusahaan harus menggunakan media sosial untuk menyelesaikan masalah konsumen, dan
– 41% percaya bahwa perusahaan harus menggunakan platform media sosial untuk meminta umpan balik tentang produk dan layanan mereka.
 
Nah, itulah 8 manfaat media sosial yang sangat membantu perkembangan bisnis dan peningkatan karier kita. Bahkan, media sosial juga membantu interaksi sosial kita dengan orang lain berjalan dengan mudah. Sekarang, tinggal bagaimana diri kita bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Tetap semangat ya, rekan-rekan Career Advice.

Mempunyai Pertanyaan atau ada Hal yang Membuat Anda Kurang Paham ?