Taking too long? Close loading screen.

BISNIS PLAN: PENGERTIAN SERTA JENIS-JENISNYA

BISNIS PLAN: PENGERTIAN SERTA JENIS-JENISNYA

Haii DKM’ers,,

Di zaman sekarang ini, segala sesuatunya penuh dengan tuntutan biaya yang tinggi. Rasanya jika hanya bekerja di suatu perusahaan dan menjadi karyawan tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup bukan?. Memulai sebuah bisnis tentunya menjadi suatu ide bagus yang kerap muncul di dalam benakmu.

Sebagaimana proyek lainnya, ketika memulai bisnis baru, ada berbagai hal penting yang harus dipikirkan dan direncanakan dengan matang.Tanpa perencanaan bisnis (business plan) yang benar, kamu bisa kesulitan dalam mengembangkan sebuah bisnis. Maka dari itu ada baiknya anda mengetahui terelebih dahulu apa itu bisnis plan. Berikut penjelasan serta manfaat dan jenis-jenisnya :

Baca Juga: Digtial Marketing adalah segala upaya untuk melakukan>>selengkapnya>>

Apa Itu Business Plan?

Secara definisi Business Plan adalah dokumen tertulis yang menjelaskan tentang sifat dari sebuah bisnis, Lebih tepatnya gambaran atau rencana yang dibuat untuk menjalankan sebuah usaha. Di dalam bisnis plan terdapat aspek penting misalnya latar belakang usaha, visi, misi, bentuk produk, rencana pemasaran, dan lain sebagainya.

Sebuah business plan sudah sepantasnya mengandung strategi penjualan dan pemasaran dengan detail, kondisi pendanaan, serta perkiraan pendapatan dan pengeluaran selama bisnis tersebut berjalan.

Business plan juga memuat tujuan atau goals yang ingin perusahaan Anda capai, serta cara-cara untuk memastikan tujuan tersebut bisa tercapai dengan baik.

Selain itu, business plan juga merupakan peta jalan atau roadmap yang memberikan arahan jelas tentang bagaimana sebuah bisnis menjawab tantangan yang akan timbul di masa depan. Maka dari itu, penyusunan sebuah business plan tidak boleh dilakukan dengan terburu-buru atau make it as the business goes.

Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa business plan adalah sebuah dokumen yang menjelaskan tentang bagaimana bisnis yang akan Anda bangun, lengkap dengan rencana tujuan apa saja yang ingin diraih dan strategi untuk meraih tujuan tersebut. Jadi, bisa dibilang business plan ini akan menjadi penunjuk arah ke mana bisnis Anda akan berkembang.

Beberapa Manfaat jika membuat perencanaan bsinis dengan baik :

Business plan juga merupakan peta jalan yang memberikan arah sehingga kamu dapat merencanakan masa depan bisnis kamu dengan matang dan membantu menghindari guncangan saat kamu sedang mengerjakan sebuah bisnis.

1. Tujuan bisnis menjadi lebih jelas

Manfaat yang pertama ketika kamu merencanakan business plan adalah untuk merancang strategi dan rencana awal bisnis kamu.

Sebuah bisnis yang baru akan dirintis dan sedang dirintis tentu saja akan sulit berkembang jika dijalankan tanpa sebuah perencanaan yang jelas.

Bagaimana awal harus memulai bisnis, bagaimana bisnis ini akan berjalan nantinya serta bagaimana caranya agar bisnis ini tetap bertahan. Tentu hal itu harus kamu pikirkan matang dan terukur.

Maka dengan menyusun sebuah rencana bisnis, kamu akan lebih terarah mencapai target yang ingin dicapai.

2. Prioritas kamu akan lebih masuk akal

Di dalam membuat business plan kamu belajar untuk menentukan prioritas terhadap bisnis kamu. Prioritas itu mencakup pertumbuhan perusahaan, kesehatan keuangan dan manajemen bisnis.

Menerapkan prioritas ini memang sepele namun sangat penting, karena jika kamu berfokus kepada prioritas yang sudah kamu tetapkan sejak awal maka bisnis kamu akan lebih cepat berkembang.

3. Business Plan akan meminimalisir resiko gagal

Dengan melakukan perencanaan tentu kamu sedang melakukan persiapan membangun dan menjalankan suatu bisnis dengan serius dan profesional.

Saat membuat business plan, kamu menjadi tahu masalah apa yang akan kamu hadapi dan kamu bisa mempertimbangkan dampak dari setiap masalah tersebut serta mencari jalan keluar untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada.

Hal itu tentunya meminimalisir resiko gagal dalam perjalanan bisnis yang begitu panjang.

4. Memprediksi masa depan

Dengan business plan yang matang kamu dapat memprediksi masa depan bisnismu. Tentu ketika kamu menyusun rencana bisnis, kamu akan membuat gambaran jangka pendek, menengah dan panjang bagi bisnis kamu.

Meski hal ini bersifat subyektif, namun tidak menutup kemungkinan prediksi kamu dapat direalisasikan. Tentu saja peramalan tersebut harus didukung dengan adanya riset atau survey yang dapat dituangkan dalam strategi.

5. Mencari sumber dana

Dengan memiliki business plan yang detail, maka kamu dapat mengetahui informasi yang akurat yang berhubungan dengan permodalan usaha.

Hal ini dapat kamu gunakan sebagai media untuk mendapatkan investor/penanam modal yang bersedia untuk membantu kamu di dalam pengembangan bisnis kamu.

Rancangan yang informatif dan detil akan membuat calon investor memiliki gambaran yang jelas akan usaha kamu. Terlebih jika kamu mampu meyakinkannya untuk bekerja sama dengan kamu.

Karena itu jangan pernah melewatkan pembuatan business plan ketika kamu berniat untuk memulai sebuah usaha.

Dengan memiliki prediksi, maka kamu akan lebih siap dalam menghadapi berbagai perubahan dan hambatan serta sudah mempersiapkan strategi yang matang untuk mengatasinya.

Jenis-jenis Business Plan

Sebelum mengetahui bagaimana cara membuat business plan, sebaiknya Anda paham terlebih dahulu tentang jenis-jenis dari business plan yang ada. Dari berbagai sumber, agar mempermudah anda untuk memahaminya, kami sudah merangkum sedikitnya ada lima jenis business plan yang bisa dipilih sesuai dengan ciri dari bisnis Anda, antara lain:

  • Start-up business plan

Business plan jenis ini memberikan gambaran tentang perusahaan yang Anda dirikan. Start-Up Business Plan juga mengandung produk barang atau jasa yang akan Anda tawarkan, evaluasi pasar, evaluasi kompetitor, faktor-faktor risiko, tim pemasaran, dan juga sistem manajemen yang akan diberlakukan.

Di dalam Start-Up Business Plan ini terdapat proyeksi-proyeksi tentang pemasukan, keuntungan, pengeluaran, dan juga arus kas begitu perusahaan berjalan. Business plan jenis ini terbilang cukup lengkap sehingga cocok untuk dipresentasikan kepada calon investor Anda.

  • Strategic business plan

Strategic business plan sedikit lebih kompleks daripada start-up atau general business plan. Di dalamnya, terdapat hal-hal yang lebih spesifik dalam menggambarkan tujuan atau objektif yang ingin dicapai oleh sebuah perusahaan.

Struktur dari strategic business plan bisa berbeda-beda untuk setiap perusahaan, hanya saja ada beberapa komponen vital yang harus tercantumkan, yaitu visi bisnis, mission statement atau pernyataan misi perusahaan, faktor kritis sukses atau critical success factor, strategi untuk mencapai goal perusahaan, dan juga jadwal implementasi strategi perusahaan. Jenis business plan ini dapat membantu para stakeholders untuk lebih memahami objektif dari perusahaan Anda, sehingga mereka ikut percaya dengan visi yang Anda usung.

  • Operations Business Plan

Operations Business Plan diperuntukkan untuk kebutuhan internal perusahaan. Di dalamnya, terdapat perencanaan dan peraturan tentang operasional perusahaan. Secara spesifik, Operations Business Plan juga memuat tanggung jawab bagi setiap pegawai yang bekerja di suatu perusahaan.

  • Development Business Plan

Development business plan adalah penjelasan utuh tentang pengembangan bisnis yang direncanakan. Di dalamnya terdapat kelengkapan tentang organisasi perusahaan, administrasi, dan pertanggungjawaban yang diemban oleh masing-masing pegawai. Maka dari itu, dokumen ini bisa digunakan untuk kebutuhan eksternal maupun internal.

  • Growth Business Plan

Growth Business Plan berisi deskripsi mendalam tentang perencanaan pengembangan usaha untuk ke depannya. Dokumen ini bisa digunakan untuk kebutuhan internal, atau pun eksternal guna mendapatkan suntikan modal. Hanya saja, jika akan digunakan untuk kebutuhan eksternal, growth business plan harus berisi gambaran jelas tentang perusahaan, struktur manajemen, dan pihak-pihak yang menempati posisi penting.

Ketika kamu ingin membuat Bisnis, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat perencanaan bisnis atau biasa disebut Business Plan. Tapi, agar tidak salah ada baiknya anda juga memerlukan business consultant untuk merancang bisnis anda kedepan-nya. OLeh karena itu Konsultasi dan Pelajari lebih lanjut>>selengkapnya>>

Baca Juga :

  1. TIPS: SELEKTIF DALAM MEMILIH JASA DIGITAL MARKETING PROFESIONAL
  2. Pengertian Lengkap Tentang DIGITAL BRANDING
  3. Pengertian IKLAN Lengkap dan Jenis Jenisnya !
  4. Dampak Pandemi Bagi Bisnis Retail dan Win Solution!
  5. Pengertian dan 7 Jenis Ide Bisnis Jual Online yang dapat Menjajikan untuk Anda !
  6. Pengertian Lengkap dan Jenis-Jenis Video Marketing Serta Pengaruhnya dalam Bisnis !
  7. Pengertian, Keuntungan, dan Tips menggunakan fitur Email Bisnis Automation !

Share :

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on telegram
Telegram
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *