Taking too long? Close loading screen.
PENTINGNYA TEAMWORK YANG SOLID DALAM PERUSAHAAN!

PENTINGNYA TEAMWORK YANG SOLID DALAM PERUSAHAAN!

PENTINGNYA TEAMWORK YANG SOLID DALAM PERUSAHAAN!

Haii DKM’ers,,

Perusahaan merupakan satu sistem kerja yang digerakkan oleh setiap bagian, sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Untuk mencapai target sesuai dengan waktu yang ditentukan, perlu beberapa tim kerja yang sinkron dan bersinergi. maka dari itu sangat penting bagi perusahaan memiliki TeamWork yang solid dan kompeten. Berikut adalah alasan dan hal yang perlu anda lakukan dalam membuat tim kerja yang solid.

Baca Juga: Team Work adalah hal yang harus dimiliki pada setiap tim, dalam Membangun>>Selengkapnya>>

Mengapa membangun Kerjasama Tim/ Team Building itu Penting?

Keberadaan tim kerja sendiri mutlak dalam satu perusahaan, Setiap pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu, yang mana hal ini sangat sulit jika dikerjakan oleh satu orang saja. Meski pada praktiknya kerja yang dilakukan adalah secara individu, namun individu-individu ini pada satu kelompok kecil untuk menghasilkan output yang menjadi tugasnya.

Sebab, teamwork pada tim yang solid mampu membuat perusahaan untuk terus berkembang dan bertahan dalam menghadapi persaingan bisnis. Oleh karena itu, menjaga kolaborasi tim dan membangun tim yang solid menjadi penting bagi sebuah perusahaan.

Jika tim kerja dalam perusahaan kurang maksimal dan tidak bisa bekerja sama, maka perkembangan bisnis akan terhambat dan mengalami banyak kendala. Bagaimanapun, suatu pekerjaan yang dikerjakan bersama dengan benar tentu akan terasa ringan daripada dikerjakan sendiri.

Dengan kerjasama tim/team yang buruk akan sangat menghambat bisnis Anda bahkan bisa membuat usaha yang sudah Anda bangun mati-matian bisa mati betulan. Oleh Karena itu Anda harus benar-benar fokus untuk membangun tim atau bahasa keren-nya team building.

Dalam bekerja di suatu perusahaan tentunya memerlukan sinergi setiap tim antar divisi/departemen agar dapat mencapai target keseluruhan. Disamping itu, pada tingkat individual, kerjasama juga penting sebagai wadah untuk memperdalam keahlian interpersonal dan interpersonal, atau bagaimana mengenal atau berinteraksi dengan sesama kolega atau dengan atasan.

BERIKUT HAL YANG DAPAT DILAKUKAN DALAM MEMBANGUN TEAM KERJA YANG SOLID:

Sesuatu yang sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan. Selama Anda tahu caranya, pasti bisa membangun kerja tim yang solid dan efektif. Ingin tahu caranya? Berikut adalah yang dapat anda lakukan untuk membangun teamwork yang solid:

  1. Pilih Tim Kerja Berkualitas

Memilih tim kerja yang berkualitas menjadi dasar untuk membangun teamwork yang solid. Mulailah dengan cara memilih Team Leader dengan jiwa kepemimpinan yang baik Kemudian, pilih tim manajemen dengan pandangan bisnis yang luas dan memiliki ide-ide kreatif.

Bentuk tim pelaksana yang memiliki pengetahuan tentang bisnis, ataupun tim marketing yang memiliki strategi pemasaran tepat. Dengan tim kerja yang berkualitas seperti itu, maka semua tim yang telah dibentuk dapat saling mendukung dan berjalan bersama untuk mencapai target bisnis yang diinginkan.

  1. Profesionalitas

Profesionalitas kemudian jadi syarat mutlak untuk kinerja tim yang efektif dan efisien. Setiap anggota, harus mampu mengesampingkan segala permasalahan pribadi dan fokus pada tugas yang dimilikinya. Sehingga secara objektif, pekerjaan yang ditugaskan dapat dilakukan dengan baik dan sesuai standar.

Hal yang sama berlaku ketika antar anggota tim memiliki permasalahan pribadi. Permasalahan ini, jika tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan, harus dikesampingkan demi pekerjaan yang menunggu. Tentu saja, Anda tidak membayar karyawan untuk bertengkar namun untuk bekerja, bukankah begitu?

  1. Membangun Kebersamaan dan saling Menghargai

Kunci dari menciptakan tim kerja yang solid adalah Kebersamaan dengan begitu akan munculnya rasa saling percaya dan saling menghargai. Cara yang dapat dilakukan adalah memulai untuk saling berbagi kepada rekan satu tim dalam hal apapun, baik suka maupun duka.

Hilangkan rasa curiga antar rekan satu tim dan mulailah untuk mengerjakan sesuatu bersama-sama. Team leader bisa mengajak tim makan atau keluar bersama sesekali untuk membuat tim lebih dekat dan akrab. Dengan catatan, hal itu tidak mengganggu kinerja tim dalam menyelesaikan suatu project.

Sikap saling menghargai perlu ditanamkan pada setiap karyawan sejak saat rekruitmen tim dilakukan. Khususnya pada hal-hal yang bersifat kepentingan personal dan mendesak, setiap anggota tim sebaiknya dapat memahami dan menghargai kepentingan tersebut.

  1. Melakukan Evaluasi

Kunci sukses sebuah kerja tim adalah evaluasi, Dari evaluasi ini bisa dilihat mana yang sudah berjalan sesuai rencana, mana yang harus mendapat suntikan motivasi, atau kekurangan apa yang harus diperbaiki.

Evaluasi bukan bertujuan mencari kesalahan. Tapi lebih memberi arahan dan masukan agar proses kerja selalu bisa berada di jalur yang direncanakan. Kalaupun ada perubahan, itu merupakan hasil yang sudah disepakati bersama.

Dengan evaluasi, tingkat kesuksesan kerja tim bisa dipantau dan diawasi dengan baik, Masalah dan konflik bukan menjadi hal yang mustahil terjadi dalam sebuah teamwork.

Hal tersebut bisa muncul karena berbagai faktor, seperti rasa tidak percaya, saling bersaing, dan lain sebagainya. Namun hal tersebut tentu akan sulit untuk diukur. karena itu, cara terbaik untuk mencari tahu adalah dengan melakukan evaluasi kinerja dari ekspetasi dan tujuan tim.

Mau Perusahaan anda terlihat Profesional ? Klik untuk pelajari lebih lanjut

  1. Definisikan Peran dan Delegasi-kan Tugas

Penting bagi perusahaan sebelum membentuk sebuah tim kerja untuk memberikan penjelasan mengenai tanggung jawab dan peran tugas masing-masing individu. Kejelasan peran menjadi hal yang penting bagi kesuksesan tim ke depan.

Bila masing-masing individu saling mengerti tugas dan tanggung jawabnya secara baik, maka akan sangat membantu dalam membangun teamwork yang solid dan kolaboratif.

Dalam menjelaskan peran dan mendelegasikan tugas, jangan lupa untuk selalu memberikan support dan motivasi kepada tim.

  1. Membuat Kegiatan di Luar Kantor / Bonding

Seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya, membangun rasa kebersamaan dan saling percaya serta teamwork yang solid dapat diwujudkan dengan membuat kegiatan bersama tim di luar kantor.

Agar lebih memahami karakter dan kepribadian yang mungkin berbeda satu sama lain, menjadwalkan kegiatan di luar kantor sesekali menjadi hal yang penting dilakukan. Kegiatan ini akan memberikan tim kerja cara berbeda untuk berinteraksi, menciptakan suasana santai dan membangun lebih banyak chemistry antar rekan satu tim secara pribadi di luar pekerjaan.

  1. Buat Sistem Penghargaan atau Memberikan Bonus

Pacu motivasi bekerja seluruh tim dengan membuat sistem Rewards atau Bonus memberikan mereka Rewards. Inti dari pemberian penghargaan ini adalah agar seluruh tim merasa kerja keras mereka dihargai oleh perusahaan. Dengan begitu team yang anda berikan akan semakin giat dan royal dalam memberikan loyalitas terhadap Perusahaan.

Selain itu, dengan sistem penghargaan, anggota tim yang lain pun akan terpacu untuk memberi yang terbaik. Sehingga diharapkan nantinya, semuanya akan bekerja secara optimal dan mampu mencapai tujuan secara bersama-sama.

Ada banyak bentuk Rewards yang bisa diterapkan. Dari mulai membuat label “karyawan terbaik bulan ini”, “karyawan dengan penjualan terbanyak”, atau bahkan pemberian bonus di luar upah yang diterima setiap bulan.

Bonus tidak melulu soal uang, Anda dapat memberikan berupa barang atau makanan. Untuk siapa pun yang memilih Prestasi atau sudah membantu mencapai Target yang Anda berikan.

  1. Pengkajian Performa Team dan Umpan Balik

Setelah selesai kerjasama tim, jangan lupa untuk mengkaji ulang performa ekspektasi dan tujuan tim, Dan jangan lupa meminta umpan balik dari rekan-rekan tim Anda. Hal ini perlu untuk mengukur apakah pencapaian kinerja tim.

Berikanlah Rewards (hadiah) dan insentif seperlunya untuk memotivasi seluruh anggota tim agar kinerjanya lebih baik di masa depan dan sebagai bukti penghargaan atas kerja sama. Sehingga tidak akan ada lagi tim Anda yang menambah penghasilan dari uang yang tidak halal dibelakang Anda.

 

-Kesimpulannya adalah, bahwa maju dan tidaknya bisnis Anda tergantung dengan kerjasama tim yang Anda miliki, dan bagaimana Anda membangun dan menghargai team tersebut agar menjadi team yang solid dan memiliki tujuan yang sama. Semoga artikel ini bermanfaat, Jika ada yang ingin Anda tanyakan Klik untuk pelajari lebih lanjut>>

Baca Juga:

  1. Cara Membentuk Sikap Yang Baik Dalam Membangun TEAM WORK Perusahaan
  2. Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !
  3. Pengertian Iklan Online Serta Tujuan & Jenis-Jenisnya
  4. Kelebihan Dan Keuntungan Menggunakan Iklan Online
  5. 7 Strategi Pemasaran dan Hal-Hal alam Strategi Marketing Selama Pandemi
  6. IKLAN:Contoh, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri Iklan yang Efektif 
  7. Macam-macam Bisnis Online berdasarkan sistemnya dan 7 Keuntungannya

 

Sumber: www.beecloud.id / www.talenta.co / www.sleekr.co
Cara Membentuk Sikap Yang Baik Dalam Membangun TEAM WORK Perusahaan

Cara Membentuk Sikap Yang Baik Dalam Membangun TEAM WORK Perusahaan

Cara Membentuk Sikap Yang Baik Dalam Membangun TEAM WORK Perusahaan

Haii DKM’ers,,

Perusahaan merupakan satu sistem kerja yang digerakkan oleh setiap bagian, Untuk mencapai target sesuai dengan yang ditentukan. Untuk itu tentu perlu beberapa tim kerja yang sinkron dan bersinergi bukan? Sayangnya, untuk membuat sebuah tim yang solid dan kompak memang tidak mudah.

Karena ada banyak kepala di dalamnya yang pasti punya pemikiran yang berbeda. Maka dari itu kali ini Kami akan membahas tentang TeamWork dan Cara membentuk sikap untuk membangun Team yang solid dalam Perusahaan..

Baca Juga: Brand Positioning adalah Strategi tindakan perusahaan untuk merancang suatu>>selengkapnya>>

TEAM WORK ?

Team Work atau Tim Kerja adalah hal yang harus dimiliki pada setiap tim, dalam Membangun teamwork yang solid diyakini dapat meningkatkan produktivitas, kualitas kerja, serta loyalitas terhadap perusahaan. Sebab, TeamWork pada tim yang solid mampu membuat perusahaan untuk terus berkembang dan bertahan dalam menghadapi persaingan bisnis. Karena itu, menjaga kolaborasi tim dan membangun tim yang solid menjadi penting bagi sebuah perusahaan.

Untuk membuat sebuah tim yang solid dan kompak memang tidak mudah, Karena ada banyak kepala di dalamnya yang pasti punya pemikiran yang berbeda. Perselisihan adalah sesuatu yang wajar terjadi di dalam tim kerja.

Ini merupakan dinamika yang tidak bisa ditolak, Inilah yang akhirnya membuat sebuah tim sulit untuk mencapai kerja maksimal. Tapi jangan khawatir, Sesuatu yang sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Jika tim kerja dalam perusahaan kurang maksimal dan tidak bisa bekerja sama, maka perkembangan bisnis akan terhambat dan mengalami banyak kendala. Selama Anda tahu caranya, pasti bisa membangun kerja tim yang solid dan efektif.

Bagaimanapun, suatu pekerjaan yang dikerjakan bersama dengan benar tentu akan terasa ringan dari pada dikerjakan sendiri.

8 Cara Membentuk Sikap dalam TeamWork

Untuk membentuk tim kerja yang efektif, maka diperlukan chemistry yang kuat setiap anggotanya. Lalu, bagaimana caranya membuat chemistry yang kuat dan menjadikan tim yang kompak? Berikut adalah caranya :

1. Percaya & Tanggung Jawab

Saling memercayai anggota tim yang dibentuk menjadi kunci utama dari solidnya satu tim kerja dalam setiap unit. Ketika satu orang mendapatkan satu tugas, maka sebaiknya orang lain dalam tim benar-benar mempercayakan tugas tersebut padanya, sehingga orang tersebut dapat merasa percaya diri dan lebih fokus.

Kepercayaan harus pula didukung dengan rasa tanggung jawab. Jika di satu sisi anggota tim sudah saling percaya, maka di sisi lain setiap anggota tim juga harus dapat bertanggung jawab pada pekerjaan yang dipercayakan padanya. Saat pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab, maka kepercayaan akan terbayar, dan tim yang solid akan terbentuk.

2. Punya Visi dan Misi yang Sama

Sebuah tim tidak akan bisa bekerja dengan baik dan efektif jika setiap anggotanya memiliki visi dan tujuan yang berbeda. Sebagai contoh, Si A ingin ke utara, B maunya ke selatan, C justru memilih ke tenggara. Dapat dipastikan, tim yang berisi orang-orang seperti itu tidak akan bisa mencapai target.

Karena itu, dari mulai pimpinan hingga anggota tim harus memiliki visi dan misi yang sama. Sehingga dalam setiap tindakan yang diambil merupakan pengejawantahan dari visi dan misi tim. Bukan visi dan misi individu.

3. Saling Menghormati dan Menghargai

Perbedaan pendapat dan perselisihan adalah sebuah hal yang jamak terjadi dalam sebuah tim. Justru dari perbedaan itu, tim akan semakin kaya dengan ide dan pemikiran yang bisa memudahkan jalan menuju target yang dicanangkan.

Tentu saja, selama masing-masing anggota bisa saling menghormati dan menghargai. Menghormati pendapat orang lain yang berbeda, Menghargai hak-hak orang lain dalam mengemukakan pendapat, Rasa hormat ini nantinya akan membentuk semacam rantai penghubung yang kuat di antara sesama anggota tim.

Sebesar apa pun perbedaan yang terjadi tak akan mampu mengikis kekompakan tim jika rasa saling menghargai dan menghormati sudah tertanam mendalam di dalam diri seluruh anggota.

4. Satu Benang Merah

Kendati setiap tim tersusun dari berbagai jenis individu dan dengan beragam sifat serta latar belakang, hendaknya ketika telah dibentuk menjadi satu tim kerja setiap orang dapat berjalan dengan acuan benang merah yang sama, Benang merah ini adalah visi dan misi perusahaan. Sebagai satu titik yang harus dituju oleh setiap anggotanya.

Tim juga perlu menjalankan proses yang telah ditentukan dan disepakati agar ritme kerja dengan tim lain bisa selaras. Ketika ritme kerja yang dilaksanakan telah didapat, maka perkara kekompakan tim dari masing-masing unit mungkin hanya soal waktu saja untuk terbentuk dan menjadi solid.

Mau Bisnis anda banyak pembelinya ? Klik untuk pelajari lebih lanjut>>

5. Pahami Peran dan Tanggung Jawab

Layaknya sebuah tim sepak bola, setiap anggota tim juga punya peran dan tanggung jawab yang berbeda, Hal ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh anggota tim. Jangan sampai semuanya ingin jadi kiper atau semuanya ingin jadi striker. Tentunya akan berantakan bukan?.

Membangun kerja tim yang kompak dan efektif pasti butuh pemahaman tentang peran dan tanggung jawab, Sehingga mereka bisa lebih fokus dalam menyelesaikan tugas masing-masing.

6. Komitmen yang Kuat

Untuk membentuk sebuah kerja tim yang kompak dan solid dibutuhkan komitmen yang kuat dari setiap anggota, Karena setiap orang akan saling menopang kerja anggota yang lain. Satu orang pincang, maka proses kerja pun tidak akan maksimal.

Pincang bukan hanya dalam hal fisik, Tapi lebih kepada spirit juang dan komitmen bersama untuk mencapai tujuan. Ketika ada anggota yang menurun semangatnya, hal ini bisa berimbas buruk kepada anggota yang lain. Maka dari itu dibutuhkannya Komitemen yang kuat, agar apapun yang terjadi nantinya kita tetap bisa bertahan dan fight bersama.

7. Bangun Rasa Saling Percaya

Rasa saling percaya menjadi syarat mutlak untuk bisa membangun kerja tim yang solid. Karena tidak akan ada kerja tim yang sukses jika anggotanya tidak saling percaya. Akhirnya seluruh anggota hanya bekerja masing-masing secara individual.

Rasa percaya ini akan menegaskan bahwa tugas yang diemban setiap orang pasti berbeda kadarnya, Setiap anggota tim akan yakin bahwa tugas yang dibebankan kepada rekan satu tim akan terlaksana dengan baik dan sesuai kemampuan masing-masing.

8. Komunikasi Intensif

Jangan pernah anggap sepele masalah komunikasi, Ketika komunikasi sesama angota tim macet, dipastikan kerja tim akan berantakan. Karena setiap orang tidak mengerti apa yang harus dilakukan.

Karena itu lakukan komunikasi secara intensif. Baik melalui meeting pagi atau pertemuan lain yang dilakukan oleh seluruh anggota tim kerja, Sehingga setiap orang akan mengerti tugas dan target yang harus dilaksanakan.

Note:

Tentunya untuk membangun tim kerja perlu diawali dengan pemilihan anggota yang tepat secara profesional. Setiap pekerjaan memerlukan satu keahlian, sehingga harus ditangani dengan tepat, Bukan?.  Namun harus digaris bawahi juga, “Sehebat apapun keahlian-mu hal yang paling utama adalah Etika dan Bertangung jawab pada setiap pekerjaan”.

Sebuah bisnis hanya dapat berkembang jika kita mau menghargai dan mengapresiasi pekerja, jika bukan karena mereka maka akan sulit bagi anda berada dititik Kesuksesan. Selain itu anda juga tentunya memerlukan Seorang consulting bussines dalam bisnis, Klik Untuk Pelajari Lebih Lanjut>>

Baca Juga:

  1. Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !
  2. Pengertian Iklan Online Serta Tujuan & Jenis-Jenisnya
  3. Kelebihan Dan Keuntungan Memggunakan Iklan Online
  4. 7 Strategi Pemasaran dan Hal-Hal alam Strategi Marketing Selama Pandemi
  5. IKLAN:Contoh, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri Iklan yang Efektif 
  6. Pengertian IKLAN Lengkap dan Jenis-Jenisnya !
  7. Macam-macam Bisnis Online berdasarkan sistemnya dan 7 Keuntungannya

 

Sumber: www.sleekr.co/www.beecloud.id/www.talenta.co
Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !

Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !

Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !

Haii DKM”ers,,

Saat mendirikan bisnis, banyak pebisnis yang sering melupakan poin positioning bisnis. Positioning produk begitu penting karena merupakan titik awal untuk menentukan strategi pengembangan merek. Maka dari itu Artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian dan startegi Positioning. Langsung saja kita bahas,,

Baca Juga: Kelebihan Dan Keuntungan Menggunakan Iklan Online>>Selengkapnya>>

APA ITU BRAND POSITIONING?

Brand Positioning atau Strategy Positioning adalah Strategi tindakan perusahaan untuk merancang suatu produk dan strategi pemasaran agar dapat menciptakan kesan tertentu yang diingat di benak konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dibandingkan dengan pesaing-nya.

Positioning bukan tentang apa yang Anda lakukan terhadap suatu produk, namun tentang apa yang Anda lakukan terhadap persepsi konsumen. Perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk menyelidiki atau mengidentifikasi posisi pesaing dan mengambil posisi yang cocok dengan posisi pesaing atau mencari peluang di pasar.

Menurut Al Ries dan Jack Trout positioning bukanlah apa yang Anda lakukan terhadap produk, tapi apa yang Anda lakukan terhadap memposisi-kan produk benak konsumen. Positioning produk yang baik adalah jika produk tersebut lebih unggul daripada produk lain yang sejenis.

Sedangkan, Menurut Kotler “Positioning berarti merancang penawaran perusahaan sedemikian rupa sehingga memiliki signifikan yang jelas yang penting bagi target pelanggan”. Dengan kata lain, positioning adalah tindakan atau langkah yang diambil oleh pabrikan untuk membentuk citra dan proposisi nilai perusahaan yang memungkinkan konsumen dalam segmen tertentu untuk memahami dan menghargai apa yang dilakukan segmen tertentu.

6 STRATEGI POSITIONING YANG HARUS ANDA KETAHUI

Positioning Anda dianggap baik apabila produk tersebut lebih mudah diingat di benak konsumen daripada produk lain yang sejenis. Berikut ini, adalah beberapa aspek dalam positioning produk yang perlu Anda perhatikan untuk memenangkan persaingan bisnis:

1. Atribut Produk

Positioning berdasarkan atribut berfungsi untuk memposisikan produk dengan memperhatikan atribut atau properti. Seperti simbol, ukuran, warna, keberadaan, dll. Penentuan posisi berdasarkan atribut yang terkait dengan nilai-nilai pribadi yang melekat dalam benak pelanggan. Sirup Marjan adalah contoh keberhasilan dalam menggunakan atribut produk. Ramadhan dipilih sebagai citra produk yang berhasil tertanam di benak konsumen.

2. Manfaat Produk

Suatu produk tentu diciptakan untuk penggunaan khusus. Beberapa produk serupa biasanya memiliki fungsi yang sama. Misalnya, merek 0bat sakit kepala Jos mengklaim untuk menyembuhkan sakit kepala lebih cepat dan lebih aman. Merek Oye mengklaim hal yang sama, tetapi menambahkan lebih banyak manfaat. Sekilas, merek Oye memiliki kelebihan lebih dari merek Jos, meskipun keduanya mengandung bahan yang sama.

3. Harga dengan Kualitas Terbaik

Penentuan posisi harga tidak hanya tentang siapa yang lebih murah tetapi juga tentang harga yang wajar sesuai dengan kualitas produk yang dibuat. Produk dengan harga lebih rendah dan kualitas yang lebih baik dari pada produk pesaing akan membawa produk ini lebih dekat kepada konsumen.

Strategi positioning melalui harga tidak selalu identik dengan harga yang lebih murah saja, tapi juga dengan memberi harga yang pantas sesuai dengan kualitas barang yang dihasilkan. Memposisikan produk dengan harga yang lebih terjangkau dari pada produk sejenis milik kompetitor ditambah dengan kualitas yang lebih baik akan membuat positioning produk akan lebih kuat tertancap di hati para konsumen.

4. Berdasarkan Pemakai

Strategi ini biasanya membutuhkan duta merek atau model merek untuk mewakili iklan perusahaan. Misalnya, produk minuman energi yang digunakan atlet dalam iklan mereka, produk kecantikan yang digunakan seniman, dan sebagainya. Setiap karakter promosi yang dipilih biasanya memiliki kekuatan sendiri untuk mengangkat citra produk.

5. Berdasarkan Pesaing

Strategi ini menempatkan produk Anda lebih baik dari pada produk pesaing utama. Misalnya, Anda dapat melihat persaingan antara dua raksasa bisnis ponsel cerdas, Apple dan Samsung. Samsung sering menerbitkan iklan kontroversial yang menggambarkan produk terbaru Apple. Begitu pula Apple yang pernah menyindir smartphone bersistem operasi android, hanya saja secara umum. Hal-hal seperti ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa produk pesaing tidak lebih baik dari produk buatannya sendiri.

6. Kategori Produk

Strategi ini bertujuan untuk memposisikan produk sebagai pemimpin dalam kategori produk tertentu. Biasanya, model bisnis yang menggunakan strategi ini berfokus hanya pada satu merek, meskipun sebenarnya memiliki beberapa merek lain. Misalnya Indofood yang lebih fokus mengembangkan merek Indomie.

Kenyataannya, Indofood juga memiliki beberapa merek mie lainnya seperti Supermie, Sarimi, Sakura, dan masih banyak lagi. Dengan dominasi dan kapitalisasi pasar yang luar biasa, tidak mengherankan jika banyak dari kita secara otomatis memikirkan merek Indomie ketika berbicara tentang mie instan.

4 ASPEK POSITIONING MENURUT HERMAWAN

Saat memulai bisnis, banyak pelaku bisnis yang seringkali melupakan poin positioning bisnisnya. Sehingga, konsumen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.

Menurut Hermawan Kertajaya, ada empat kriteria untuk menentukan positioning yaitu customer,company, competitor dan change dengan uraian sebagai, berikut:

  • Customer

Berdasarkan studi pelanggan, positioning pelanggan harus dirasakan secara positif dan menjadi alasan pembelian mereka. Ini adalah kasus jika positioning menggambarkan nilai yang diterima pelanggan dan nilai itu benar-benar bermanfaat baginya. Karena positioning menggambarkan nilai superior dan penentuan posisi akan menjadi penentu penting bagi pelanggan ketika membuat keputusan pembelian

Contoh menarik dari studi bersama adalah produk Vegeta, yang mengklaim sebagai minuman berserat. Sejauh ini tidak ada produk seperti itu
Dengan kerja keras dan keyakinan bahwa produk yang ditawarkan memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen, produk akhirnya dapat menembus pasar dan memiliki posisi tertentu di benak konsumen.

  • Company

Berdasarkan studi tentang kapabilitas perusahaan dan kekuatan internal, positioning harus mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif bisnis. Dalam hal ini, seharusnya tidak terjadi bahwa perusahaan merumuskan positioning, tetapi tampaknya tidak dapat memenuhi janjinya.

Ini tentu sangat berbahaya, karena bisa menjanjikan. Pelanggan pada akhirnya akan berpendapat bahwa perusahaan telah melanggar janji dan kebohongan. Dalam hal ini, kredibilitas perusahaan hancur di mata pelanggan. Itu sebabnya perusahaan benar-benar perlu berhubungan dengannya dalam merumuskan posisi pasarnya
pertimbangan yang sangat matang. Sebagai contoh Honda menyatakan sebagai rajanya Bebek.

  • Competition

Berdasarkan tinjauan situasi pesaing, penentuan posisi harus jelas sehingga dapat dengan mudah menonjol dari produk pesaing dan menunjukkan perbedaan tertentu. Apabila positioning unik maka keuntungan akan diperoleh bahwa positioning tersebut tidak akan mudah ditiru oleh pesaing.

Perlu dicatat bahwa keunikan tidak hanya dalam produk harus komprehensif. Jika tidak mudah untuk ditiru, positioning akan berkelanjutan dalam jangka panjang. Berdasarkan pengamatan terhadap banyak produk baru yang dibuat dengan meniru kegiatan pesaing.

Contoh sebelum Nokia memasuki industri seluler, Motorola adalah pemimpin pasar yang dikenal dengan telepon seluler. Namun secara perlahan, Nokia dapat memenangkan hati konsumen melalui model-modelnya yang selalu mengikuti perkembangan zaman dan sporty.

  • Change

Berdasarkan studi tentang perubahan dalam lingkungan bisnis, positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan perubahan dalam lingkungan bisnis, apakah itu perubahan dalam kompetisi, perilaku pelanggan atau budaya sosial dan sebagainya.

Ini berarti bahwa jika penentuan posisi dan peralatan tidak lagi relevan dengan lingkungan bisnis, mereka harus mengubahnya dengan cepat dengan mengubah strategi. Satu contoh yang menarik adalah apa yang dilakukan oleh perusahaan Sosro. Guna menuju posisi pasarnya, dalam slogan-nya Sosro pernah menyatakan; “Hari-hari Teh Botol”.

NOTE:

Sebuah proses positioning produk yang dilakukan oleh sebuah bisnis tentunya membutuhkan perencanaan anggaran keuangan untuk mendukungnya. Mak dari itu ada baiknya anda Konsultasikan terlebih dahulu kepada pakarnya. Konsultasi dan Pelajari lebih lanjut>>

Baca Juga:

  1. Pengertian Iklan Online Serta Tujuan & Jenis-Jenisnya
  2. Kelebihan Dan Keuntungan Memggunakan Iklan Online
  3. 7 Strategi Pemasaran dan Hal-Hal alam Strategi Marketing Selama Pandemi
  4. IKLAN:Contoh, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri Iklan yang Efektif 
  5. Pengertian IKLAN Lengkap dan Jenis-Jenisnya !
  6. Macam-macam Bisnis Online berdasarkan sistemnya dan 7 Keuntungannya

 

Sumber: www.adalah.co.id / www.jurnal.co.id / www.xendit.co.id