Taking too long? Close loading screen.

Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !

Mengenal BRAND POSITIONING Serta Aspek Dan Strateginya Untuk Persaingan Bisnis !

Haii DKM”ers,,

Saat mendirikan bisnis, banyak pebisnis yang sering melupakan poin positioning bisnis. Positioning produk begitu penting karena merupakan titik awal untuk menentukan strategi pengembangan merek. Maka dari itu Artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian dan startegi Positioning. Langsung saja kita bahas,,

Baca Juga: Kelebihan Dan Keuntungan Menggunakan Iklan Online>>Selengkapnya>>

APA ITU BRAND POSITIONING?

Brand Positioning atau Strategy Positioning adalah Strategi tindakan perusahaan untuk merancang suatu produk dan strategi pemasaran agar dapat menciptakan kesan tertentu yang diingat di benak konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dibandingkan dengan pesaing-nya.

Positioning bukan tentang apa yang Anda lakukan terhadap suatu produk, namun tentang apa yang Anda lakukan terhadap persepsi konsumen. Perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk menyelidiki atau mengidentifikasi posisi pesaing dan mengambil posisi yang cocok dengan posisi pesaing atau mencari peluang di pasar.

Menurut Al Ries dan Jack Trout positioning bukanlah apa yang Anda lakukan terhadap produk, tapi apa yang Anda lakukan terhadap memposisi-kan produk benak konsumen. Positioning produk yang baik adalah jika produk tersebut lebih unggul daripada produk lain yang sejenis.

Sedangkan, Menurut Kotler “Positioning berarti merancang penawaran perusahaan sedemikian rupa sehingga memiliki signifikan yang jelas yang penting bagi target pelanggan”. Dengan kata lain, positioning adalah tindakan atau langkah yang diambil oleh pabrikan untuk membentuk citra dan proposisi nilai perusahaan yang memungkinkan konsumen dalam segmen tertentu untuk memahami dan menghargai apa yang dilakukan segmen tertentu.

6 STRATEGI POSITIONING YANG HARUS ANDA KETAHUI

Positioning Anda dianggap baik apabila produk tersebut lebih mudah diingat di benak konsumen daripada produk lain yang sejenis. Berikut ini, adalah beberapa aspek dalam positioning produk yang perlu Anda perhatikan untuk memenangkan persaingan bisnis:

1. Atribut Produk

Positioning berdasarkan atribut berfungsi untuk memposisikan produk dengan memperhatikan atribut atau properti. Seperti simbol, ukuran, warna, keberadaan, dll. Penentuan posisi berdasarkan atribut yang terkait dengan nilai-nilai pribadi yang melekat dalam benak pelanggan. Sirup Marjan adalah contoh keberhasilan dalam menggunakan atribut produk. Ramadhan dipilih sebagai citra produk yang berhasil tertanam di benak konsumen.

2. Manfaat Produk

Suatu produk tentu diciptakan untuk penggunaan khusus. Beberapa produk serupa biasanya memiliki fungsi yang sama. Misalnya, merek 0bat sakit kepala Jos mengklaim untuk menyembuhkan sakit kepala lebih cepat dan lebih aman. Merek Oye mengklaim hal yang sama, tetapi menambahkan lebih banyak manfaat. Sekilas, merek Oye memiliki kelebihan lebih dari merek Jos, meskipun keduanya mengandung bahan yang sama.

3. Harga dengan Kualitas Terbaik

Penentuan posisi harga tidak hanya tentang siapa yang lebih murah tetapi juga tentang harga yang wajar sesuai dengan kualitas produk yang dibuat. Produk dengan harga lebih rendah dan kualitas yang lebih baik dari pada produk pesaing akan membawa produk ini lebih dekat kepada konsumen.

Strategi positioning melalui harga tidak selalu identik dengan harga yang lebih murah saja, tapi juga dengan memberi harga yang pantas sesuai dengan kualitas barang yang dihasilkan. Memposisikan produk dengan harga yang lebih terjangkau dari pada produk sejenis milik kompetitor ditambah dengan kualitas yang lebih baik akan membuat positioning produk akan lebih kuat tertancap di hati para konsumen.

4. Berdasarkan Pemakai

Strategi ini biasanya membutuhkan duta merek atau model merek untuk mewakili iklan perusahaan. Misalnya, produk minuman energi yang digunakan atlet dalam iklan mereka, produk kecantikan yang digunakan seniman, dan sebagainya. Setiap karakter promosi yang dipilih biasanya memiliki kekuatan sendiri untuk mengangkat citra produk.

5. Berdasarkan Pesaing

Strategi ini menempatkan produk Anda lebih baik dari pada produk pesaing utama. Misalnya, Anda dapat melihat persaingan antara dua raksasa bisnis ponsel cerdas, Apple dan Samsung. Samsung sering menerbitkan iklan kontroversial yang menggambarkan produk terbaru Apple. Begitu pula Apple yang pernah menyindir smartphone bersistem operasi android, hanya saja secara umum. Hal-hal seperti ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa produk pesaing tidak lebih baik dari produk buatannya sendiri.

6. Kategori Produk

Strategi ini bertujuan untuk memposisikan produk sebagai pemimpin dalam kategori produk tertentu. Biasanya, model bisnis yang menggunakan strategi ini berfokus hanya pada satu merek, meskipun sebenarnya memiliki beberapa merek lain. Misalnya Indofood yang lebih fokus mengembangkan merek Indomie.

Kenyataannya, Indofood juga memiliki beberapa merek mie lainnya seperti Supermie, Sarimi, Sakura, dan masih banyak lagi. Dengan dominasi dan kapitalisasi pasar yang luar biasa, tidak mengherankan jika banyak dari kita secara otomatis memikirkan merek Indomie ketika berbicara tentang mie instan.

4 ASPEK POSITIONING MENURUT HERMAWAN

Saat memulai bisnis, banyak pelaku bisnis yang seringkali melupakan poin positioning bisnisnya. Sehingga, konsumen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.

Menurut Hermawan Kertajaya, ada empat kriteria untuk menentukan positioning yaitu customer,company, competitor dan change dengan uraian sebagai, berikut:

  • Customer

Berdasarkan studi pelanggan, positioning pelanggan harus dirasakan secara positif dan menjadi alasan pembelian mereka. Ini adalah kasus jika positioning menggambarkan nilai yang diterima pelanggan dan nilai itu benar-benar bermanfaat baginya. Karena positioning menggambarkan nilai superior dan penentuan posisi akan menjadi penentu penting bagi pelanggan ketika membuat keputusan pembelian

Contoh menarik dari studi bersama adalah produk Vegeta, yang mengklaim sebagai minuman berserat. Sejauh ini tidak ada produk seperti itu
Dengan kerja keras dan keyakinan bahwa produk yang ditawarkan memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen, produk akhirnya dapat menembus pasar dan memiliki posisi tertentu di benak konsumen.

  • Company

Berdasarkan studi tentang kapabilitas perusahaan dan kekuatan internal, positioning harus mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif bisnis. Dalam hal ini, seharusnya tidak terjadi bahwa perusahaan merumuskan positioning, tetapi tampaknya tidak dapat memenuhi janjinya.

Ini tentu sangat berbahaya, karena bisa menjanjikan. Pelanggan pada akhirnya akan berpendapat bahwa perusahaan telah melanggar janji dan kebohongan. Dalam hal ini, kredibilitas perusahaan hancur di mata pelanggan. Itu sebabnya perusahaan benar-benar perlu berhubungan dengannya dalam merumuskan posisi pasarnya
pertimbangan yang sangat matang. Sebagai contoh Honda menyatakan sebagai rajanya Bebek.

  • Competition

Berdasarkan tinjauan situasi pesaing, penentuan posisi harus jelas sehingga dapat dengan mudah menonjol dari produk pesaing dan menunjukkan perbedaan tertentu. Apabila positioning unik maka keuntungan akan diperoleh bahwa positioning tersebut tidak akan mudah ditiru oleh pesaing.

Perlu dicatat bahwa keunikan tidak hanya dalam produk harus komprehensif. Jika tidak mudah untuk ditiru, positioning akan berkelanjutan dalam jangka panjang. Berdasarkan pengamatan terhadap banyak produk baru yang dibuat dengan meniru kegiatan pesaing.

Contoh sebelum Nokia memasuki industri seluler, Motorola adalah pemimpin pasar yang dikenal dengan telepon seluler. Namun secara perlahan, Nokia dapat memenangkan hati konsumen melalui model-modelnya yang selalu mengikuti perkembangan zaman dan sporty.

  • Change

Berdasarkan studi tentang perubahan dalam lingkungan bisnis, positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan perubahan dalam lingkungan bisnis, apakah itu perubahan dalam kompetisi, perilaku pelanggan atau budaya sosial dan sebagainya.

Ini berarti bahwa jika penentuan posisi dan peralatan tidak lagi relevan dengan lingkungan bisnis, mereka harus mengubahnya dengan cepat dengan mengubah strategi. Satu contoh yang menarik adalah apa yang dilakukan oleh perusahaan Sosro. Guna menuju posisi pasarnya, dalam slogan-nya Sosro pernah menyatakan; “Hari-hari Teh Botol”.

NOTE:

Sebuah proses positioning produk yang dilakukan oleh sebuah bisnis tentunya membutuhkan perencanaan anggaran keuangan untuk mendukungnya. Mak dari itu ada baiknya anda Konsultasikan terlebih dahulu kepada pakarnya. Konsultasi dan Pelajari lebih lanjut>>

Baca Juga:

  1. Pengertian Iklan Online Serta Tujuan & Jenis-Jenisnya
  2. Kelebihan Dan Keuntungan Memggunakan Iklan Online
  3. 7 Strategi Pemasaran dan Hal-Hal alam Strategi Marketing Selama Pandemi
  4. IKLAN:Contoh, Tujuan, Fungsi dan Ciri-Ciri Iklan yang Efektif 
  5. Pengertian IKLAN Lengkap dan Jenis-Jenisnya !
  6. Macam-macam Bisnis Online berdasarkan sistemnya dan 7 Keuntungannya

 

Sumber: www.adalah.co.id / www.jurnal.co.id / www.xendit.co.id

Share :

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on telegram
Telegram
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *